Pengalaman Mengurus VISA Inggris (UK) Sendiri

Hey you guys!

So I’m going to talk in Bahasa again since it’s related to VISA Application. Bahasa in 3.. 2.. 1..

Yak, mari kita obrolin cara urus visa Inggris. Urus VISA Inggris gampang apa susah? Ada minimal tabungan ga? Syaratnya apa aja? Berapa lama? Daaaan banyak pertanyaan lainnya

Kalau ditanya urusnya gampang apa susah sih menurut gue gampang gampang aja. Sama kayak urus VISA Australia kemarin (cek Mengurus VISA ke Australia Sendiri: Gampang gak sih? untuk post tentang VISA Aussie yaa). Ya memang ada beberapa perbedaan pasti, tapi urusnya gampang kok.

Dulu pernah baca di internet kalo urusin VISA UK itu ribet bet ribet, banyak yang ditolak, lama pula. Katanya kalau mau cepet, 2 minggu kelar, harus pake layanan prioritas kalo gak ya 12 minggu. Wassalam kan gue baca begitu pengen pergi April biar nonton Game of Thrones di tempat shootingnya (impian gue emang dangkal geng) tapi harus beburu buat visa. Oh waw.

Demi impian (dangkal) gue untuk ke Winterfell, gue pun niatin diri untuk ciao ke UK (iya gue tau, orang mah pengennya ke London gue mah cuma nonton GoT iya dangkal iyaaaa). Kita mulai dari awal mula gue mau urus yaa sesudah gue baca baca sana sini

1. Form Online dan Pembayaran VISA

Naah kalo misalnya VISA Aussie, kalian download form nya terus diisi pake tulis tangan atau edit PDF kan, kalau U.K. beda geng. Jadi kayak kalo kalian lamar kerja gitu, isi pertanyaan-pertanyaan yang diajuin online yang nanti nya itu akan jadi form kita.

Register dulu akun kalian di GOV.UK terus ikutin aja step-stepnya. Nanti setelah kalian selesai isi form onlinenya, kalian akan disuruh untuk bayar VISAnya. Berapa tuh? Tergantung kalian apply untuk berapa lama, gue kemarin apply untuk 6 months visa jadinya gue bayar 125 USD.

email bukti pembayaran

Abis itu, kalian bisa download file yang isinya adalah pertanyaan dan jawaban form online (ini ga perlu kalian bawa ke appointment ya tapi boleh dibawa aja untuk jaga-jaga), checklist documents yang harus dibawa saat appointment (dokumen ini juga harus dibawa ya), bukti bayar VISA (ini gue bawa juga sih ke VFS).

Nah disini kalian bisa buat appointment dengan VFS, gue kemarin di VFS Global Kuningan City karena gue tinggal di Jakarta. Kalian bisa reschedule sampai H-1 kalau ga reschedule terus ga dateng, itungannya kalian udah apply VISA jadi uang ga bisa di refund. Gue kemarin sih reschedule berkali-kali hahahah karena gue belum siapin dokumennya hahaha. Gue selalu ambil appointment paling pagi karena dua hal, biar sepi dan gue harus kerja juga sih hahaha

2. Dokumen

Inget yaaa dokumennya harus dalam bahasa inggris

a.) Paspor yang masih berlaku (mandatory)

Kalau dari checklist kemarin, dokumen yang harus kalian bawa adalah paspor yang masih berlaku sisanya cuma dokumen pendukung

b.) Dokumen pendukung lain

Sebisa mungkin bawa aja selengkap yang kalian bisa, kemarin dokumen pendukung yang gua siapin itu:

  • Paspor Lama – karena gue pernah perpanjang paspor dan disitu ada VISA Schengen. Pas disana sih yang diminta cuma fotokopi VISA Schengen sama halaman depan
  • Informasi tentang kunjungan kalian – gue submit itinerary yang super singkat (haha), bukti booking hostel dari Booking.com (di site ini bisa book tanpa bayar by the way)
  • Bukti pekerjaan saat ini – bukti kalau gue lagi bekerja yang filenya sama kayak pas gue apply ke Aussie (cek disini ya)
  • Keterangan tentang keuangan kalian – kemarin gue submit surat referensi bank. Cara dapetinnya tinggal dateng aja ke Bank terus bilang mau minta surat referensi. Kemarin gue pake Bank BNI dan biayanya 150k IDR. Kalau bank lain gue ga tau ya. Gue juga kasih rekening koran gue 3 bulan terakhir (walau yang ini BNI cuma ada bahasa indonesia)
  • Kartu Keluarga, KTP, dan Akte Kelahiran – gue juga masukkin 3 file ini (in English ya) kemarin tapi kayaknya ga terlalu penting. Di checklist ada data pendukung tambahan yang bisa kita masukkin sih yaitu keluarga yang masih tinggal di home country kita, jadi gue masukkin KK gue juga. Kalo kalian mau masukkin file ini, harus di translate sama sworn translator ya. Kemarin gue pake Indo Lingua yang ada di Cipete (emailnya: info@indo-lingo.com).

3. Appointment

Nah abis gue ambil nomer antri dan tunggu dipanggil, gue cuma perlu kasih semua dokumennya. Ga perlu kalian steples sih karena nanti nya kayak cuma di scan gitu terus semua filenya dibalikin lagi hahaha. Iya kemarin gue juga bingung kok.

Nanti kalian akan difoto dan ambil sidik jari disana, jadi kalian ga perlu bawa foto (gue bawa sih haha).

Abis itu tinggal tunggu aja email dari mereka. Kalau udah jadi nanti di email kok. Punya gue selesai dalam 7 hari kerja (appointment 16 Jan, jadi 25 Jan). Tapi ini variasi ya untuk kapan VISA kalian selesai, misalnya temen gue dulu 2 mingguan.

Kalau untuk minimal uang yang ada di tabungan sih ga ada pastinya ya karena di web mereka pun tidak meng-state itu. Terus perlu asuransi travel ga? Untuk apply visa tidak perlu yaa tapi baiknya kita tetap punya asuransi saat kita traveling 🙂

Nah, gampang kan buatnya? 😀 Do let me know if you have any question yaa 🙂

Cheers,

Kemmy

Foolproof Ways to Stay Fit and Healthy While Traveling

Hey you guys!

Staying fit and healthy during traveling is an easy yet hard thing to do. When I travel, sometimes I got sick whether it was flu or diarrhea or even my body got really sore due to too much walking (yep, I’m looking at you myself-when-I-was-in-Aussie). But from all of my bitter (probably?) experience, I got some tips to share for all of you to stay fit and healthy during traveling.

1. Cut down on alcohol – know your limits!

Back when I traveled to Turkey with my brother. We ordered white wine. Well I was 20 or 21 and I don’t really drink so when I got the chance to drink I want to. Hahaha it’s like I’m a teenager huh? So anyway, the flight was really long and I arrived there at 6am then I had to wait for Indonesian students who live there – they were my guide but only one who tagged along to wherever I went. I started to explore Istanbul with them afterwards. Since my bus to Izmir was at 9pm and we still had some time to spare, I and my brother rented a room to rest. My body was tired, I had a jet lagged and I drank alcohol. What happened? My stomach acid got real high and I had a terrible stomachache. Be wise with consuming alcohol while traveling as your body is tired and it may worsened your condition

2. Drink water

Yep yep yep, water guys as in mineral water not sugary carbonated drinks. It’s very easy to forget to drink water when you are traveling, I mean I know guys it’s really exciting to explore new places right? It is so exciting you even forgot to drink water (or maybe even eat). Just bring your water bottle when you are exploring so you could refill the water. But remember not every places provide tap water that you could drink especially in developing countries so make sure if the tap water in that place is safe to drink

3. Sleep sleep sleep!

Again guys, I know it is so exciting to explore I know you just cant stop exploring and experiencing that new place but your body needs some rest. I tend to forget about that when I am traveling, well not forgetting though. I guess, being way too excited is more suitable. You might not feeling it right away, but you will feel it in couple of days

4. Know your pace, take a rest

When I went to Australia alone, I was really excited to explore the city and I really like to walk. I walked here and there. Forgetting about how far and how long I have walked. Apparently, I walked more than 25,000 steps per day when I was in Australia. EVERY. SINGLE. DAY. Wow. So of course it took a toll on me. I injured my feet to the point it was really painful to walk or even to move. So remember to take a rest every couple of hours, you may not staying there for a long time but remember that you also have your own limits.

Those are some tips that I usually do/remember when I travel. Traveling while you are sick is no fun! So stay healthy guys! 🙂

 

Cheers,

Kemmy

Mengurus VISA ke Australia Sendiri: Gampang gak sih?

Hey you guys!

So today I would like to share my experience in applying for Australia VISA (yea yea back to my Australia travel story hahaha). So since it would be more beneficial for Indonesian, I’m gonna change it to Bahasa Indonesia in 3, 2, 1….

Okay! Sekarang gue mau cerita tentang pengalaman gue urus VISA ke Australia. Kalo kalian baca beberapa post gue yang sebelum-sebelumnya, kalian bisa tau juga pengalaman jalan-jalan ke Australia tanpa bantuan travel alias solo traveling alias jalan-jalan sendirian tapi enggak forever alone kok. Et kemana mana ini ya gue ngomong. Anyway, sebelum gue mulai kalo kalian tertarik untuk melakukan solo traveling tapi ragu-ragu coba cek post gue disini atau sedikit pengalaman gue di Australia sendirian disini.

Lets move on…

Pas gue pengen ke Australia itu emang awalnya gue pengen 3 hari doang, wey buang duit ya buat bikin VISA aja udah berapa. Ngapain amat cuma 3 hari macam cuma numpang gosok gigi. Akhirnya gue memutuskan buat make cuti gue untuk jalan-jalan disana. Gue itu perginya bulan Maret tanggal 15 dan baru persiapan semua filenya itu hmmmmm Desember lah ya walau tiket udah gue beli sekitar October sih. Anggaplah buat semua file itu 3 minggu. Terus gue applynya bulan Januari awal, yaitu tanggal 8 atau 9.

Oke jadi gimana tuh buatnya? Pertama-tama gue nyiapin dulu semua dokumen yang diminta sebelum gue buat janji di Australia Visa Application Centre (AVAC). Terus dokumennya apa aja? Banyak gak? Ribet gak? Kalau menurut gue  syarat VISA Australia gak ribet kok. Gue pribadi nyiapin semua dokumen itu sambil kerja dan semuanya bisa kelar dalam waktu kurang dari 3 minggu.

Formulir Aplikasi VISA

Nah file ini bisa kalian download di Australia Visa Application Centre (AVAC) ya. Berhubung gue kemarin ambilnya VISA Kunjungan jadi gue ambil yang Form 1419. Kalau kalian mau tau jenis VISA apa yang harus kalian ambil, kalian juga bisa cek kok di websitenya.

Identitas Pribadi

Selain formulir aplikasi VISA, kalian juga harus nyiapin beberapa dokumen yang menyangkut identitas kalian.

Fotocopy paspor dan paspor asli

Nah kemarin itu gue cuma foto kopi paspor yang halaman data diri kita itu (yang ada fotonya). Sebenernya itu bekas scan gue dulu terus gue print aja sih. Nah, jangan lupa fotokopi halaman sebelahnya yang ada tanda tangan kita itu ya. Disana ada sih tempat untuk fotocopy, kemarin gue fotocopy halaman sebelah paspor gue itu disana dan harganya RP 500,- Kebetulan kemarin itu paspor gue masih baru karena baru aja buat e-passport jadi ga ada cap cap VISA dari negara lain. Dulu sempet baca-baca di blog orang katanya sih fotocopy aja.

Foto close-up

Nah untuk yang ini kalian bisa ke tukang foto bilang aja buat VISA Australia. Kalau tempat foto yang besar biasanya mereka udah tau tuh. Cuma kalau mereka ga yakin, bilang aja ukurannya 4.5 x 3.5 cm ya. Backgroundnya yang polos, terserah sih mau warna apa. Gak ada ketentuannya kok

Fotokopi akte kelahiran

Nah jangan lupa juga bawa copy akte kalian. Tapi tenang, ga perlu di-translate kok kayak VISA UK hahaha.

Fotokopi dokumen perubahan nama (kalau emang ada yaa)

Nah ini buat kalian yang ganti nama ya. Gue ga bisa ngomong apa-apa untuk soal ini soalnya gue ga pernah ganti nama hehehe

Dokumen Pendukung

Dokumen keuangan

Pertanyaan yang sering gue dapet dari banyak orang adalah…

“Kem, buat urus VISA ke Aussie minimal kita punya tabungan berapa sih?”

Mereka gak menyatakan angka dengan eksplisit kok harus punya uang berapa di rekening. Kalau New Zealand mereka memang nge-state kalau kita harus punya seenggaknya 10 atau 15 juta (gue agak lupa maaf ya). Gue juga nanya waktu bikin VISA sih, kata masnya ga ada ketentuan yang eksplisit kok. Mereka cuma butuh liat aja kira-kira nanti kita bisa ga membiayai hidup kita disana, takut ngegembel gitu loh disana.

Nah waktu itu yang gue kasih adalah slip gaji dan rekening koran gue selama 3 bulan terakhir.

Surat undangan (kalau ada aja)

Screen Shot 2018-07-08 at 4.04.37 PM.png
Contoh Surat Undangan/Invitation Letter yang gue buat

Berhubung kemaren pas gue pergi ke Australia gue juga mengunjungi (numpang tidur) temen gue yang tinggal di Brisbane, gue minta tolong dia buat bikin surat undangan yang menyatakan gue akan tinggal di tempat dia pas di Brisbane (ya walau ujung-ujungnya gue baru naro carrier langsung cus entah kemana).

Surat Keterangan dari Perusahaan Tempat Kerja (buat yang udah kerja)

IMG_6459_bak
Contoh Surat Keterangan dari Tempat Kerja

Berhubung gue udah kerja, gue buat surat keterangan kalau gue sekarang lagi kerja. Buat apaan sih? Buat ngasih tau mereka kalo gue ga bakal jadi imigran gelap disana alias balik lagi.

Itinerary

Nah ini gue juga sempet nanya sama masnya disana, perlu ga sih rencana perjalanan atau itinerary buat bikin VISA Australia?

Enggak perlu.

TAPI, kata masnya memang lebih baik kalau rencana perjalanan kita udah ada. Buat yang simple aja misalnya:

Senin, DD/MM/YYYY: Sydney

Selasa, DD/MM/YYY: Blue Mountains

daaaann seterusnya. Kalau kemarin kebetulan gue buatnya udah agak detail, ada tempat tinggalnya, perkiraan jamnya (enggak kepake sumpah itu perkiraan jam), mau kemana aja sampe lokasi-lokasinya ada apa aja.

Informasi lainnya

Buat kalian yang masih kuliah atau dibawah 18 tahun, kalian bisa buat surat yang ditandatanganin sama orang tua kalian yang bilang kalau orang tua kalian akan mensponsori kalian alias semua biaya itu dari mereka dan kalian akan balik lagi ke Indonesia. Selain Surat Keterangan dari Orang Tua, kalian juga bisa kasih Surat Keterangan dari Kampus/Sekolah kalian yang menyatakan kalau kalian itu lagi kuliah/sekolah disitu. Cuma buat ngasih tau mereka aja kalo kalian bakal balik lagi.

Pertanyaan lainnya yang sering ditanya orang ke gue adalah…

“Butuh gak sih Kem asuransi perjalanan?”

Buat apply VISA? Enggak.

Pas gue apply VISA gue sih ga ngasih travel insurance ke mereka. Cuma memang gue buat sebelum gue berangkat, ya just in case aja kan pas disana. Gue beli asuransi untuk 11 hari itu Rp 500,000,-

Terus, butuh ga gue punya tiket pesawat/booking hotel dan segala macemnya buat apply VISA?

Jawabannya sama kayak rencana perjalanan. Enggak. Tapi, memang lebih baik kalau keliatannya udah lebih prepare gitu. Kalau untuk booking penginapan bisa kok pake Booking.com untuk book kamar tapi bayarnya disana. Tapi kalo gue kemarin tiket pesawat PP dan booking hostel semua udah ada.

Membuat Janji Temu di Website AVAC

Nah kalian abis kelar ngumpulin semua dokumen jangan langsung dateng ke VFS, ditolak ntar. Sistemnya itu kayak VISA Schengen dimana kalian harus buat janji dulu. Kalian bisa buka websitenya Australia Visa Application Centre (AVAC) terus buat janji temu deh disana. Kalo gue kemarin ambil yang paling pagi biar cepet kelar terus bisa langsung balik ke kantor.

Harga dan Pembayaran

Screen Shot 2018-07-07 at 11.15.02 PM.png
Harga pembuatan VISA Australia

Harga pembuatan VISA Australia itu kemarin gue 1,560,000 IDR. Mereka nawarin jasa update progress VISA via SMS juga, buat kalian yang memang jarang buka email bisa sih coba pake ini tapi berhubung gue rajin buka email jadinya jasa ini ga terlalu berguna buat gue. Harganya itu Rp 25,000,-

Kalau gue kemarin bayarnya itu pake cash jadi gue ambil duit dulu sebelum masuk ke dalam ruangannya.

Lama Pembuatan

image1.png
Cuma 4 hari atau 2 hari kerja aja udah kelaaaar!

Wah oke terus udah nih ya semua dokumen, lama ga tuh buatnya? Pengalaman gue kemarin sih – inget ya, pengalaman gue loh ini, jadinya cepet banget yaitu 4 hari. Kalo weekend ga diitung, jadinya cuma 2 hari aja gengg! Gue buat tanggal 8 Januari (Kamis) tanggal 12 Januari (Senin) udah dikirimin VISA-nya. Sekali lagi, itu pengalaman gue. Jangan karena gue bilang punya gue 4 hari kelar kalian jadinya bikinnya mepet-mepet terus taunya lagi peak season. Saran gue tetep jangan buat mepet-mepet.

Lama Berlaku VISA

Nah terus berlakunya berapa lama? Gue ambil yang berlaku 3 bulan doang sih kemarin. Cuma ada kok pilihannya mau ambil VISA yang berapa lama di formulirnya.

 

Jadi urus pembuatan VISA Australia itu ribet gak sih?

Enggak.

Menurut gue gampang aja kok urus VISA-nya. Dokumen yang dibutuhin juga emang dokumen yang pastinya kita punya kayak akte kelahiran, dll. Paling cuma bikin surat keterangan aja atau print rekening koran. Pengurusannya cepet dan gampang banget hehe. Jadi gimana? Tertarik buat apply VISA ke Australia? 😀 Leave me some comments below 🙂

 

Cheers,

Kemmy